Kemanakah Akhir Pengembaraan Ruh Manusia?

9 10 2010

Kita sebagai manusia, bisa hidup di dunia ini karena adanya ruh yang ditiupkan Allah. Kapan ruh kita mulai ada??? dan kemanakah ruh kita akhirnya nanti???
Kemanakah akhir pengembaraan ruh manusia????

Berikut adalah gambaran pengembaraan ruh manusia yang disebutkan dalam Al Qur’an dan Al Hadits, dimulai dari alam ruh dan berakhir di alam ruh juga.

Wallahu a’lam bishshawab

ALAM RUH

•> “Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat : sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya dan telah meniupkan ke dalamnya Ruh (cipataan)Ku, maka tunduklah kamu kepadanya dengan bersujud” (QS Al Hijr[15] :28-29).

•> Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: Roh itu termasuk urusan Rabb-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit. (QS Al-Isra’ [17]: 85).


ALAM RAHIM

•> … maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepadamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, … (QS Al-Hajj [22]: 5).

•> Dan (ingatlah), ketika Rabbmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): Bukankah Aku ini Rabbmu. Mereka menjawab: Betul (Engkau Rabb kami), kami menjadi saksi. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Rabb). (QS Al A’raaf [7]: 172).

•> Dari Hudzaifah bin Usaid raberkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Apabila nutfah telah berusia empat puluh dua malam, maka Allah mengutus malaikat, lalu dibuatkan bentuknya, diciptakan pendengarannya, penglihatannya, kulitnya, dagingnya, dan tulangnya. Kemudian malaikat bertanya, ra Rabbi, laki-laki ataukah perempuan?` Lalu Rabb-mu menentukan sesuai dengan kehendak-Nya, dan malaikat menulisnya, kemudian dia (malaikat) bertanya, Ya Rabbi, bagaimana ajalnya?` Lalu Rabb-mu menetapkan sesuai dengan yang dikehendaki-Nya, dan malaikat menulisnya. Kemudian ia bertanya, `Ya Rabbi, bagaimana rezekinya?` Lalu Rabb-mu menentukan sesuai dengan yang dikehendaki-Nya, dan malaikat menulisnya. Kemudian malaikat itu keluar dengan membawa lembaran catatannya, maka ia tidak menambah dan tidak mengurangi apa yang diperintahkan itu. (HR.Muslim).

•> Dari Abdullah bin Mas’ud ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya setiap kamu dibentuk di perut ibunya selama 40 hari, kemudian berbentuk ‘alaqah seperti itu juga, kemudian menjadi mudhghah seperti itu juga. Kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan ruh dan menetapkan 4 masalah…. “(HR. Bukhari, Ibnu Majah, At-Tirmizy).


ALAM DUNIA

•> Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (QS Al Hadiid [57]: 20).

•> Dan tiadalah kehidupan dunia ini selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidaklah kamu memahaminya! (QS Al An’aam [6]: 32).

•> Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. (QS Lukman [31]: 14).


ALAM KUBUR (ALAM BARZAH)

•> (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seorang dari mereka, dia berkata: Ya Rabbku kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkan saja. Dan di hadapan mereka ada dinding (barzah) sampai hari mereka dibangkitan. (QS Al Mu’minuun [23]: 99-100).

•> (yaitu) orang-orang yang diwafatkan dalam keadaan baik oleh para malaikat dengan mengatakan (kepada mereka): Salaamunalaikum, masuklah kamu ke dalam surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan. (QS An Nahl [16]:32).

•> Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat (Dikatakan kepada malaikat): Masukkanlah Firaun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras. (QS Al Mu’min [40]: 46).


ALAM AKHIRAT (HARI AKHIR/KIAMAT)

•> Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. (QS Zalzalah: [99]: 6-7).

•> Dan adapun orang-orang yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. (QS Al Qoriah [101]: 6-9).

•> Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Rabbmu dengan hati yang puas lagi diridhoi-Nya. Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku. (QS Al Al Fajr [89]: 27-30).

•> Dari Abu Hurairah ra., Rasulullah saw bersabda”Tahukah kamu siapa yg disebut muflis?” Para sahabat menjawab: ”Yang disebut muflis (pailit) menurut kami ialah orang yg. tidak mempunyai dirhamdan juga harta-kekayaan”. Maka bersabda Rasul: ”Sesungguhnya yang muflis dari umatku ialah orang yang datang pada hari kiamat dengan sholatnya, puasanya, zakatnya, tetapi dia juga datang dengan sifatnya yang suka mencela, memfitnah, memakan harta orang lain, melakukan pertumpahan darah, membunuh, dan sbagainya. Apabila habis semua kebaikannya, sedangkan dosa-dosanya belum tertutupi, akhirnya ia dilemparkan ke dalam neraka” (HR. Muslim).

•> Dari Abi Hurairah ra: Aku mendengar Rasulullah saw.bersabda: Sesungguhnya manusia pertama yang diadili pada hari kiamat adalah orang yang mati syahid di jalan Allah. Kepadanya didatangkan dan diperlihatkan kenikmatan-kenikmatan yang telah diperolehnya pada waktu di dunia, lalu iapun mengenalinya.
Allah bertanya: ”Amal apakah yang engkau lakukan dengan nikmat-nikmat itu?”
Ia menjawab:”Aku berperang semata-mata karena Engkau, sehingga aku mati syahid”.
Allah menjawab: ” Engkau dusta!. Engkau berperang supaya dikatakan seorang yang gagah berani. Memang demikian yang telah dikatakan tentang dirimu”.
Kemudian diperintahkan malaikat supaya menyeret atas mukanya, dan melemparkannya kedalam neraka.

Berikutnya yang diadili adalah orang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya serta membaca Al Qur’an. Didatangkan dan diperlihatkan kepadanya kenikmatan-kenikmatannya, maka iapun mengakuinya.
Kemudian Allah menanyakan: ”Amal apakah yang. telah engkau lakukan dengan kenikmatan itu?”
Ia menjawab: ” Aku menuntut ilmu dan mengajarkannya, dan aku membaca Al Qur’an hanya karena Kau”.
Allah menjawab: ”Engkau dusta!. Engkau menuntut ilmu agar dikatakan seorang ’alim (berilmu); dan engkau membaca Al-Qur’an supaya dikatakan sebagai seorang qori’ yang baik. Memang demikianlah yang dikatakan tentang dirimu”.
Kemudian diperintahkan malaikat agar menyeret atas mukanya, dan melemparkannya kedalam neraka.

Berikutnya yang diadili adalah orang yang diberikan kelapangan rezeki dan berbagai macam harta benda. Didatangkan dan diperlihatkan kepadanya kenikmatan-kenikmatan tersebut, maka iapun mengenalinya.
Allah bertanya: “Apa yang telah engkau lakukan dengan kenikmatan-kenikmatan itu?”
Ia menjawab: ”Aku tidak pernah meninggalkan sodakoh dan infak pada jalan yang Engkau cintai, melainkan pasti aku lakukannya semata-mata karena Engkau”.
Allah berfirman: ”Engkau dusta! Engkau berbuat yang demikian itu supaya dikatakan seorang dermawan, dan memang demikianlah yang dikatakan tentang dirimu.”
Kemudian diperintahkan malaikat agar menyeret atas mukanya, dan melemparkannya kedalam neraka. (HR.Muslim ; Nasa’i ;Al Hakim)


ALAM RUH KEMBALI (?)

•> (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: Innaa lillahi wa innaa ilaihi raajiuun. (QS Al Baqarah [2]: 156).

Innaa lillahi wa innaa ilaihi raajiuun…sesungguhnya dari Allah dan akan kembali juga kepada Allah…Ruh milik Allah yang ditiupkan ke jasad manusia pada akhirnya akan diambil kembali kepada pemilik-Nya, yaitu Allah. ….

Maha Benar Allah Dengan Segala FirmanNya

“Ya Allah, indahkanlah akhlak kami,
lembutkan perangai kami dan hiasilah ruh kami
dengan keindahan dan kelembutan asma-asma-Mu”.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: